Inilah Foto Mayat 2 Anggota Polisi Yang Hilang Di Poso

Sejak keluarnya sebuah surat tantangan resmi dari kelompok mujahidin indonesia bagian timur yang menamakan dirinya sebagai kelompok "Sariyatu Tsa’ri wad Dawaa’" (Sariyah Pembalasan dan Obat Penawar) kepada Densus 88 untuk berperang terbuka secara jantan di Poso, keadaan semakin menegangkan dan mencekam di wilayah indonesia bagian timur itu.

Terlebih setelah hilangnya Bripda Andi Sapa dan Brigadir Sudirman, anggota Polres Poso dan Polsek Pesisir yang ditugasi mengawasi gerak gerik perkembangan kegiatan di daerah yang menurut laporan dijadikan basis pelatihan para mujahidin indonesia tersebut. Maka pemerintah langsung merespon cepat tantangan dari komandan Abu Wardah yg memimpin mujahidin dengan mengirimkan 700 lebih personel TNI dan Kepolisian, dilengkapi dengan beberapa panser dan helikopter ke desa Tamanjeka, Poso.

Perang pun tak dapat dihindarkan, pada perang pertama yg terjadi pada jam 10 pagi tercatat 3 org korban tewas. 2 dari kelompok mujahidin dan 1 dari pihak tentara. Pada hari berikutnya beredar kabar tewasnya 1 orang dari pihak mujahidin diakibatkan kecelakaan dalam memasang bom.

Akhirnya, setelah hampir seminggu hilang, 2 personel kepolisisan yang hilang tersebut ditemukan tewas dan terkubur dalam 1 lobang. Kondisi mayat yang sungguh mengenaskan akibat dipenggal, jelas menyiratkan begitu lantangnya tabuhan genderang perang yg sedang diperdengarkan oleh kalangan mujahidin.

Berikut adalah foto 2 anggota polisi yang tewas setelah hilang hampir seminggu di Poso.



4 komentar:

Anonim mengatakan...

Masya Allah.. Miris Sedih Gara-gara Densus 88 bikinan Yahudi Amerika, Rakyat Kecil dan Angkatan Perang di Adu domba, Polisi/TNI dan Mujahid, Sadarlah Para Pemimpin, Petinggi, Pejabat, Uang Mereka (Yahudi) Untuk Menghancurkan Indonesia dan Islam..

leonides ho mengatakan...

Klo ngmng pake otak....napa....!!?itu teroris....bukan rakyat kecil,juga bukan adu domba.....densus88 dan TNI...memerangi teroris....seharus nya anda malu.....islam identik dengan terorisme...jgn dikaitkan dengan yahudi dan amerika....!!indonesia gk bakalan maju...dngan pemikiran yg primitif seperti loeee.....gk punya otak ngmng pake adu domba sgala....tolol....

Anonim mengatakan...

lo yg ngomongnya gak pake otak..dah jelas2 yahudi sm si amekrika biadab biangnya terroris..pembunuh rakyat sipil,

Anonim mengatakan...

Habisi para salibis pnghuni neraka..

Poskan Komentar